Struktur kognisi manusia

Posted: Oktober 11, 2013 in Uncategorized

Menurut Ahmad (2004) Struktur adalah gabungan beberapa anggota yang disambungkan antara satu sama lain untuk menanggung beban yang akan digunakan keatasnya, seterusnya memindahkan beban tersebut ke tanah. Lalu, definisi kognisi menurut Dewanto, dkk (2007) adalah suatu kegiatan fikiran, saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi.

Menurut seorang tokoh yang bernama Ausabel (dalam Ocha, 2012) ia mengemukakan bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan.
Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuanpun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Ada beberapa aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain yaitu:
1. Berdasarkan kedewasaan dan perkembangan individu
2.         Sifat belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
3.         Ketepatan dalam mentransformasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi kognisinya.

Jadi, menurut saya struktur kognisi manusia adala sesuatu yang sudah tersusun dalam diri manusia dalam memori manusia dan menghasilkan suatu persepsi tertentu.

 

      Bagaimana struktur kognisi manusia

menurut saya struktur kognisi manusia adalah suatu yang sudah terstruktur dari rancangan ang sudah difirkan manusia menjadi sedemikian rupa dan menjadikan suatu persepsi yang berbeda-beda.

      Kaitan antara struktur manusia dan arsitektur komputer bagaimana menjelaskan dan memahami kaitan antara struktur kognitif manusia dan arsitektur komputer

Dalam ilmu psikologi, arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia berkaitan erat seperti telah dijelaskan dipembahasan sebelumnya. Untuk mempermudah dalam susunan ang sudah terstruktur sedemikian rupa, sehingga seseorang lebih memahami bagian-bagian ang sudah tersturktur. Contohna struktur bagian-bagian tubuh manusia yang sudah terdiri dari bagian bagian tertentu.

 

      Kelebihan dan kelemahan arsitektur komputer dibandingkan struktur kognisi manusia

Menurut Ocha (2012) kelebihan dan kelemahan arsitektur komputer adalah sebagai berikut:
Kelebihan:
1. Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu.

2. Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user).

3. Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan

4. Menggunakan teknologi time sharring.

5. Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second).
Kekurangan:
1. Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya.

2. Harganya sangat mahal.

3. Interface dengan pengguna masih menggunakan teks.

4. Kerjanya sangat lama.

5. Membutuhkan daya listrik yang sangat besar.

Menurut saya, kelebihan dan kekurangan asitektur komputer dibandingkan struktur kognisi manusia adalah arsitektur komputer memang dapat digunakan oleh banyak pengguna tetapi dengan harga yang mahal dan menghabiskan banyak waktu maka struktur kognisi manusia yang lebih baik daripada arsitektur komputer.

 

      Contoh kasus dan analisa

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa struktur computer dan struktur manusia memiliki system yang sama , hanya sesuatu yang ada didalam computer itu awalnya berada dalam ide manusia yang sudah tertuang dan tersusun menjadi alat pembantu atau komputer,  dengan salah satu kasus yang dapat dikatakan bahwa struktur kognisi manusia lebih baik, karna untuk menggunakan suatu struktur computer terlalu sering dapat menebabkan seseorang menjadi lebih menggampangkan sesuatu, misalnya seorang manusia lebih suka mengetik dari pada menggunakan tulisan tangan sendiri.

 

Daftar Pustaka :

 

Ahmad, Yusor. 2004. Teori Struktur. Malaysia : UTM.

 

Dewanto, Dr.George. Dkk. 2007. Panduan Praktis Diagnosis dan Tata Laksana Penyakit saraf. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.

http://nurputriutami.blogspot.com/2012/12/arsitektur-komputer.html

http://ochaoka.blogspot.com/2012/03/analisa-perbedaan-struktur-kognisi.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s