“pujangga”

Posted: Januari 2, 2011 in Uncategorized

Sang pujangga menulis

syair di pekatnya malam

perasaan yang berbaur

antara suka dan duka

lama detik di tunggu dan

dinanti dengan beribu

harapan

Berjuta tumpuan rasa bak

pelangi di pendam

gejolak ingin bersua bak

pungguk merindukan bulan

sang pujangga menulis

syair bersimbah air mata

ketika ia tahu, sang

purnama tak kunjung

muncul

Lama dia menanti…

hitungan detik…menit…

hingga jam-jam

namun sang purnama

terlalu angkuh

tak bersinar di pekatnya malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s